Mobile

Moonton VS Loure : Kelanjutan Drama Slot 15 Miliar!

Apabila para readers mengikuti berita Jurnal Game mengenai slot MPL seharga 15 Miliar, tentunya kalian akan sangat penasaran tentang kelanjutan ‘drama’ ini.

Setelah beberapa waktu lalu sangat ramai mengenai berita tentang Mobile Legends yang akan memberlakukan sistem franchise dimana setiap team memiliki syarat untuk membayar sebesar 15 Milyar untuk mendapatkan slot di tournament Mobile Legends Profesional Leauge, kini Moonton memberikan klarifikasi lanjutan setelah sebelumnya mereka beberapa waktu memberikan penjelasan mengenai isu slot 15 Milyar yang membuat banyak pihak merasa kaget dan heran terlebih oleh masyarakat awam.

Kembali ke persoalan awal, Moonton berencana membuat sebuah franchise tournament dimana mereka memiliki tujuan untuk meningkatkan tournament Mobile Legends menjadi lebih baik lagi, menurut Moonton dengan dibuatnya sistem franchise ini masa depan dari tournament mereka akan menjadi lebih jelas dan lebih terarah terlebih dengan sokongan dana dari pada team sebesar 15 Milyar yang akan digunakan sebagai investasi dan menggunakan sistem shared revenue dimana nantinya pihak team esport akan mendapatkan keuntungan dari tournament yang Moonton buat.

Merasa tidak setuju akhirnya Erick herlangga selaku pemilik dari Louvre Esport membuat sebuah statement dan petisi dengan dalih bahwa Moonton ingin memonopoli tournament yang ada di Indonesia, bahkan Erick juga mengatakan bahwa dia akan menuntut Moonton dan membawanya kejalur hukum.

Pada minggu malam (7,7,2019), Moonton membuat sebuah klarifikasi tentang klaim-klaim dari Erick herlangga, pada kesempatan itu Moonton membuat klarifikasi dengan membeberkan rentetan masalah antara perusahaan dan Erick. Pada rentetan masalah tersebut Moonton mengklaim bahwa Erick sudah dihubungi oleh pihak mereka untuk ide Moonton yang ingin menggunakan sistem franchise pada tournament yang mereka buat.

26 Februari 2019, Moonton mulai menyuarakan ide dari Franchise liga untuk seluruh tim MPL Season 3 
8 Maret 2019, mayoritas tim terbuka untuk ide dari Franchise liga 
21 Maret 2019, aplikasi untuk Franchise liga dimulai
18 April 2019, Tn. Erick Herlangga mengajukan permohonannya pada liga melalui Email dan menyatakan keinginan dan minatnya untuk berpartisipasi dalam MPL S4 di dalam Email permohonannya.

Sesuai statement yang dibuat oleh Moonton pada 8 Maret 2019 mayoritas dari team esport terbuka atas ide franchise oleh pihak Moonton dan mereka tertarik(termasuk pihak Erick herlangga). Sehingga pada 18 April 2019 pihak Erick mengajukan permohonan untuk berpartisipasi pada liga tersebut. Namun, ternyata dia tidak menyelesaikan kewajiban untuk melengkapi syarat-syarat sesuai guideline yang diminta oleh Moonton.

Pada klarifikasi tersebut juga, Moonton menjelaskan bahwa karena pihak erick tidak menanggapi undangan Moonton untuk menyelesaikan masalah sistem franchise untuk tournament MPL ID dan kesalahpahaman mengapa Louvre esport tidak mendapatkan slot. Moonton mengundang Erick selama tournament MSC yang berlangsung di Manila Filipina.

Sebelumya, pihak Moonton juga mendapatkan sebuah email berupa salinan surat kerjasama antara pihak erick dan investor dimana investor tersebut bersedia membayarkan sejumlah uang sesuai ketentuan Moonton, namun karena ada 8 team yang sudah masuk akhirnya investor tersebut masuk dalam kategori waiting list yang apabila nantinya 8 team esport yang sudah masuk lebih awal ada yang gugur maka investor tersebut akan masuk dan mendapatkan slot pada pagelaran MPL yang sebentar lagi akan bergulir, klarifikasi lengkapnya kalian bisa membacanya pada link berikut.

Saat ini dari pihak Louvre sendiri masih berusaha untuk mengagalkan sistem franchise tersebut, dimana setelah mereka mendapatkan 50.000 tanda-tangan petisi mereka berencana untuk mengajukan petisi tersebut pada Mentri  Olahraga Indonesia yaitu Imam Nahrawai.

Tertarik untuk tahu lebih jauh tentang perkembangan kasus ini? Jangan lupa terus cek Jurnal Game setiap hari!

Categories: Mobile, News

Tagged as: