Anime

Dianggap Terlalu Repetitif, Ubisoft Mulai Merombak Tim Kreatif Mereka

Jika kamu sudah memainkan beberapa game Ubisoft di tahun-tahun terakhir ini, kemungkinan besar kamu menemukan formula game yang sama meski dari game yang berbeda. Formula open-world dari Ubisoft ini sepertinya mulai mengganggu gamer, hasilnya performa dua game besar mereka tahun lalu, The Division dan Ghost Recon: Breakpoint tidak sehebat yang mereka harapkan. Untuk itu Ubisoft mulai mengambil aksi.

Dilansir dari VGC, Ubisoft telah merestrukturisasi tim editorial mereka yang bertugas “otak kreatif” tiap proyek yang tengah kerjakan. Dengan keputusan ini, tim telah diperbesar dengan tujuan dapat semakin mengawasi dan memastikan tiap proyek game miliki portofolia yang  bervariasi.

Ubisoft percaya bahwa konsumen mulai merasa tiap game yang mereka rilis terlalu sama dalam garis besar. Dengan tim editorial yang diperluas, tiap proyek game akan dipimpin oleh ketua proyek masing-masing, alhasil direksi game diharapkan dapat lebih independen daripada sebelumnya.

Lewat sumber yang didapati oleh VGC, alasan terbesar mengapa banyak game Ubisoft jatuh pada filosofi desain yang sama ialah karena ide di tiap game datang dari satu atau dua ekskutif yang sama. Dengan kini tiap proyek dipimpin oleh orang-orang yang berbeda, diharapkan hal tersebut tidak terjadi lagi.

Usai performa buruk di 2019, Ubisoft telah menunda 3 game besar mereka – Watch Dogs Legion, Rainbow Six Quarantine, dan Gods and Monsters – ke tahun fiskal 2020-2021. Seberapa besar dampak yang dapat ditimbulkan dari tim editorial yang lebih besar ini? Kita lihat saja nanti.

Categories: Anime, Mobile, Movie, News, PC, PS4, Switch, Xbox One