Anime

Birds Of Prey Film DCEU Dengan Pendapatan Terendah Sejauh Ini

Tentunya ketika sebuah franchise atau rana sinematik film seperti DCEU merilis film terbarunya, mereka sangat berharap agar filmnya bisa mencetak sukses secara finansial.

Image result for Harley quinn

Dan pernyataan tersebut tepat banget disematkan untuk kasus perilisan film DCEU terbaru, Birds of Prey yang di Indonesia sendiri telah dirilis dari semenjak beberapa minggu yang lalu.

Dengan modal (budget) sebesar 84.5 juta dolar Amerika, pihak DC dan Warner Bros dari awal sudah menargetkan bahwa untuk pendapatan akhir pertamanya, setidaknya 45 juta dolar Amerika. Sayangnya ekspektasi tersebut tidaklah menjadi kenyataan.

Pasalnya seperti yang dilansir oleh The Wrap, pendapatan akhir pekan pertama dari film yang menampilkan kembali Margot Robbie (I, Tonya) sebagai Harley Quinn ini, hanya sukses memboyong 34 juta dolar Amerika dengan total pendapatan hari Jumat minggu pertamanya, sebesar 13 juta dolar Amerika.

Dengan total pendapatan tersebut, Birds of Prey mencetak “rekor” baru sebagai film DCEU dengan pendapatan awal minggu terendah sejauh ini. Shazam! (2019) yang sebelumnya pemegang rekor tersebut saja, meraih pendapatan awal minggu sebesar 53 juta dolar Amerika.

Film DCEU kontroversial, Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) saja, memiliki pendapatan awal minggu sebesar 166 juta dolar Amerika ketika dirilis. Melihat hal ini, tak ayal kita-kitapun (terutama yang fanboy DCEU) menjadi bertanya penasaran sendiri mengapa filmnya sampai anjlok seperti ini?

Well, masing-masing audiens memang memiliki opininya masing-masing. Tapi kalau menurut kami, hal ini dikarenakan film ini sangat kurang hype-nya termasuk dengan marketingnya yang dinilai sangat nanggung.

Categories: Anime, Mobile, Movie, News, PC, PS4, Switch, Xbox One